Hi SobatMQ!
Buat kamu yang berencana melakukan perjalanan Batam-Tanjungpinang atau sebaliknya, Tanjungpinang-Batam bawa kendaraan, ini dia cara dan besaran biayanya. Prosedurnya nggak sesulit yang dibayangkan kok.
Liburan ke seberang Pulau Batam, bisa jadi selingan kalau kamu belum bisa ikut paket tour Batam-Singapore yang harganya semakin merangkak naik.
Banyak orang masih ragu karena mengira prosesnya ribet, mahal, atau memakan waktu. Padahal, kalau tahu alurnya, perjalanan ini justru sangat memudahkan. Apalagi kalau kamu membawa keluarga dan banyak barang. Pilihan bepergian dengan kendaraan pribadi menjadi solusi.
Sebelum memiliki anak, saya dan suami sudah lebih dulu menggunakan kendaraan motor untuk melakukan perjalanan Batam-Tanjungpinang atau sebaliknya. Mengingat rumah orangtua suami disana. Jadi, minimal setahun sekali kami pasti pulang kampung atau sekadar liburan.
Sebelum era digitalisasi seperti sekarang, kami melakukan pemesanan tiket menggunakan cara manual. Membeli langsung di konter pelabuhan, bayar, lanjut antri masuk ke kapal, beres. Lebih mudah. Minusnya kami sering deg-degan: apakah bisa masuk ke kapal tepat waktu atau tidak.
Untungnya zaman berubah. Pelayanan sistem transportasi beralih ke skema digital. Kita tinggal membeli tiket melalui website/aplikasi, pilih jadwal, bayar, dan siap berangkat. Sistem ini lebih praktid. Namun bagi yang gagap teknologi (gaptek) cara ini menyulitkan, karena melalui proses pemesanan online dan transfer bank.
Namun, kalau SobatMQ berencana pergi ke Tanjungpinang atau ke Batam dalam waktu dekat, tepat sekali kalau membaca artikel ini hingga selesai ya. MQ akan memberitahu langkah-langkah pemesanan tiket, dokumen yang perlu disiapkan, dan besaran biayanya.
SobatMQ, bagi kamu yang ingin melakukan pembelian tiket online, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ya.
SobatMQ, satu hal yang menarik dalam pemesanan tiket ini. Kalau kamu pengguna kendaraan roda dua, harga tiket penumpang akan dihitung. Misalkan kamu menggunakan motor dengan membawa 1 penumpang dewasa dan satu anak bayi (0-2 tahun), maka harga tiket yang kamu bayar sebesar:
Sedangkan,
Jika kamu membawa kendaraan pribadi berupa mobil keluarga roda empat, jumlah penumpang tidak dihitung. Cukup membayar sebesar Rp 309.000,- saja.
Kalau untuk penumpang yang tidak membawa kendaraan bagaimana? Untuk harga tiket penumpang yang tidak membawa kendaraan (pejalan kaki) dikenakan harga Rp 27.000,- per orang, bayi usia 0-2 tahun seharga Rp 2.000,- , anak-anak di atas 2 tahun menggunakan tiket dewasa.
Untuk pemesanan tiket kendaraan menggunakan KTP/SIM yang masih berlaku serta menyertakan STNK kendaraan. Perlu diingat bahwa, ketika check in nama yang tertera di tiket harus sesuai dengan data penumpang ya.
Sob, kalau kamu tidak jadi berangkat namun sudah terlanjur melakukan pemesanan tiket dan pembayaran bagaimana?
Kabar baiknya PT ASDP memberikan solusi dengan melakukan retur tiket maksimal 2 sebelum keberangkatan. Kamu tinggal mengisi formulir yang tersedia di konter ASDP, mengisi data lengkap, menyertakan nomor rekening, dan menunggu maksimal 30 hari kalender untuk pengembalian dana.
Untuk retur atau pembatalan tiket dikenakan biaya sebesar 25% dari harga tiket, sedangkan re-schedule dikenakan biaya 10% dari harga tiket. Lumayan ya.
Dengan adanya sistem online ini, bagi saya pribadi sangat memudahkan. Penumpang tidak perlu antri berdesakan hanya untuk mendapatkan selembar tiket. Tinggal buka hape, pesan, bayar, dan tiket pun sudah ditangan.
Saat arus balik lebaran 2026, saya dan keluarga pulang ke Batam menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini kami lakukan karena kebetulan ada saudara yang mengajak. Karena anak-anak belum pernah pulang kampung naik kapal roro, jadi saya dan suami setuju.
Sebelum memulai perjalanan Tanjungpinang - Batam dengan mobil pribadi, ada satu hal penting yang nggak boleh disepelekan yaitu persiapan. Apalagi kalau kamu bepergian dengan keluarga, anak-anak, ditambah lagi kamu pergi dengan membawa banyak barang.
Bisa dibayangkan bagaimana rempongnya proses packing dengan anak 3, belum lagi ditambah orang dewasa. Beruntungnya kerabat kami ini anaknya hanya satu, jadi kalau dibanding dengan barang miliknya, barang bawaan kami lebih mendominasi isi mobil haha
Kalau mudik, travel bag bisa diirit-irit namun ketika balik, kenapa travel bag jadi ‘beranak’ ya? Kunci agar barang bawaan bisa dipacking dengan irit adalah menggunakan plastic bag. Plastic back bisa divakum hingga membuat tempat packing di travel bag lebih efisien.
Dalam perjalanan jauh, wajib sekali untuk memisahkan antara barang dan dokumen perjalanan. Pisahkan barang-barang seperti dokumen kendaraan (STNK, SIM), tiket kapal, uang cash, serta identitas diri lainnya. Bila perlu gunakan tas khusus untuk meletakkan barang-barang ini agar mudah ditemukan.
Bagian menyusun barang dan koper adalah bagian saudara kami. Sebab dirinya yang punya kendaraan, dia juga yang tahu bagaimana menyiasati banyaknya barang bawaan dengan space yang terbatas.
Jangan lupa untuk memastikan kesehatan kendaraan. Kesehatan kendaraan amat penting dalam perjalanan jauh. Memastikan bensin cukup, ban mobil aman (bila perlu ada ban cadangan), rem kendaraan aman, hingga kondisi AC.
Kami memulai persiapan dari rumah sejak subuh hari, suasana rumah mertua sudah ramai sejak pagi. Anak-anak sudah dibangunkan dan sarapan, mandi, dan bersiap untuk berangkat. Jadwal kapal kami pukul 10.00 WIB.
Kami menjadwalkan berangkat dari rumah pukul 08.00 WIB. Tujuannya agar selama di perjalanan tidak terburu-buru dan bisa menikmati suasana perjalanan dengan tenang dan nyaman.
Sekitar pukul 08.00 kami berangkat. Kami memulai perjalanan darat dari rumah di pusat kota Tanjungpinang ke Pelabuhan Tanjunguban, Kepri. Waktu tempuh perjalanan darat ini memakan waktu sekitar 1,5 jam.
Jalanan kota Tanjungpinang masih lengang ketika mobil kami mengaspal. Suasana cenderung santai, anak-anak pun menikmati perjalanan dengan gembira. Sesekali mereka berteriak ketika melihat ada ‘manusia silver’ atau badut di persimpangan rambu lalu lintas.
Memasuki kawasan Kabupaten Bintan, pemandangan kota berganti dengan suasana hutan hijau khas Bintan. Sesekali terlihat perkampungan kecil, namun tetap asri. Kami juga melihat beberapa penjual yang berdagang di pinggir jalan.
Kalau dulu masih banyak pedagang buah dan petai di pinggir jalan. Namun ketika lebaran kemarin, satu pun pedagang ini tak kami lihat. Mungkin bukan musimnya atau mereka juga sedang pulang kampung hehe..
Melihat pembangunan Kabupaten Bintan lebih terasa pembangunannya. Jalannya lebar dan sudah dua jalur. Saya menduga Bintan bakal menjadi kota yang berkembang pesat seperti Batam.
Jam menunjukkan pukul 09.40 ketika mobil kami memasuki kawasan pelabuhan Tanjunguban. Mobil menuju antrian pemeriksaan tiket online untuk verifikasi data.
Saat verifikasi data tiket, yang ditunjukkan adalah tangkapan layar pembelian tiket online. Selanjutnya petugas ticketing akan memindai barcode, dan memberikan bukti check in fisik. Bukti check in ini akan diminta petugas ASDP ketika akan memasuki kapal.
Setelah dapat tiket fisik, kami diarahkan ke area antrian kendaraan. Ada sekitar 12 kendaraan di depan kami, artinya giliran kami masuk ke kapal tidak begitu lama. Paling lama satu kali antrian.
Benar saja. Tak lama setelah kami mengantri, mobil di barisan depan sudah diberi instruksi masuk ke kapal (boarding). Kami masuk ke kapal pada jadwal kapal berikutnya.
Tepat pukul 10.30 WIB, petugas ASDP mengambil tiket fisik dari penumpang, dan mengarahkan untuk masuk ke kapal. Tips penting saat musim ramai seperti lebaran, sebaiknya datang lebih awal karena antrian bisa mengular.
Sob, agar perjalanan kamu makin lancar, ada beberapa tips penting yang bisa kamu ikuti saat melakukan perjalanan Tanjungpinang - Batam dengan mobil pribadi.
Minimal datang 1–2 jam sebelum keberangkatan, terutama saat musim ramai. Paling bagus 1 jam sebelum keberangkatan sudah ada di pelabuhan.
Kalau bisa, pilih jadwal pagi atau siang hari untuk menghindari antrean panjang.
Saat di kapal, kamu biasanya diminta keluar dari kendaraan. Pastikan:
Meski beberapa tempat sudah menerima pembayaran digital, tetap siapkan uang cash untuk berjaga-jaga.
Cuaca bisa mempengaruhi jadwal kapal. Pastikan kamu cek informasi sebelum berangkat.
Perjalanan laut bisa memakan waktu, jadi siapkan makanan ringan atau hiburan untuk keluarga apalagi kalau kamu membawa anak-anak. Camilan itu wajib.
Tips ini penting banget supaya perjalanan kamu tetap nyaman, baik di hari biasa maupun saat musim liburan seperti lebaran.
Melakukan perjalanan Tanjungpinang - Batam dengan mobil pribadi ternyata cukup mudah kalau kamu sudah tahu alurnya. Mulai dari pemesanan tiket, persiapan di rumah, perjalanan menuju Tanjunguban, hingga proses naik kapal Roro, semuanya bisa dilalui tanpa ribet.
Dengan memahami detail seperti harga tiket kapal roro Tanjung pinang-Batam, kamu juga bisa mengatur budget perjalanan dengan lebih bijak. Ditambah lagi, penggunaan mobil pribadi memberikan fleksibilitas lebih saat sudah sampai di Batam.
Kalau kamu ada pertanyaan atau butuh informasi lanjutan, kamu bisa menghubungi pihak ASDP via:
Telepon : (021) 191
SMS/WhatsApp : 0811 1021 191
E-Mail : cs@asdp.id
Jadi, kalau kamu mau bepergian ke Tanjungpinang atau Batam dengan kendaraan, kamu nggak perlu ragu lagi. Dengan kemudahan pemesanan tiket digital, segalanya jadi lebih mudah dan terarah. Perjalanan mudik atau sekaligus tour Bintan misalnya bisa jadi pengalaman seru bersama keluarga kamu.
Salam,
MQ
Referensi:
Berdasarkan pengalaman pribadi
https://trip.ferizy.com/
Banyak orang masih ragu karena mengira prosesnya ribet, mahal, atau memakan waktu. Padahal, kalau tahu alurnya, perjalanan ini justru sangat memudahkan. Apalagi kalau kamu membawa keluarga dan banyak barang. Pilihan bepergian dengan kendaraan pribadi menjadi solusi.
Perubahan Sistem Pembelian Tiket dengan Online Sistem
Sebelum memiliki anak, saya dan suami sudah lebih dulu menggunakan kendaraan motor untuk melakukan perjalanan Batam-Tanjungpinang atau sebaliknya. Mengingat rumah orangtua suami disana. Jadi, minimal setahun sekali kami pasti pulang kampung atau sekadar liburan.
Sebelum era digitalisasi seperti sekarang, kami melakukan pemesanan tiket menggunakan cara manual. Membeli langsung di konter pelabuhan, bayar, lanjut antri masuk ke kapal, beres. Lebih mudah. Minusnya kami sering deg-degan: apakah bisa masuk ke kapal tepat waktu atau tidak.
Untungnya zaman berubah. Pelayanan sistem transportasi beralih ke skema digital. Kita tinggal membeli tiket melalui website/aplikasi, pilih jadwal, bayar, dan siap berangkat. Sistem ini lebih praktid. Namun bagi yang gagap teknologi (gaptek) cara ini menyulitkan, karena melalui proses pemesanan online dan transfer bank.
Namun, kalau SobatMQ berencana pergi ke Tanjungpinang atau ke Batam dalam waktu dekat, tepat sekali kalau membaca artikel ini hingga selesai ya. MQ akan memberitahu langkah-langkah pemesanan tiket, dokumen yang perlu disiapkan, dan besaran biayanya.
Cara Pemesanan Tiket Kapal Roro Batam-Tanjungpinang Secara Online
SobatMQ, bagi kamu yang ingin melakukan pembelian tiket online, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ya.
- Klik link website pemesanan tiket kapal melalui link: https://trip.ferizy.com/
- Langsung klik ‘cari tiket’ dan lanjut isi data yang dibutuhkan.
- Pilih asal pelabuhan, tujuan pelabuhan jenis layanan (pilih: regular), dan jenis kendaraan yang digunakan (apakah roda dua, mobil pribadi, atau mobil jenis truk dan lainnya).
- Pilih tanggal keberangkatan serta pilih waktu yang tepat (mulai dari jam 06.00 hingga jam 18.00).
- Masukkan jumlah penumpang (jumlah penumpang dewasa dan bayi).
- Klik ‘cari tiket’ dan lanjut ke pemesanan tiket
Harga Tiket Kapal Roro untuk Kendaraan dan Penumpang Batam-Tanjungpinang
SobatMQ, satu hal yang menarik dalam pemesanan tiket ini. Kalau kamu pengguna kendaraan roda dua, harga tiket penumpang akan dihitung. Misalkan kamu menggunakan motor dengan membawa 1 penumpang dewasa dan satu anak bayi (0-2 tahun), maka harga tiket yang kamu bayar sebesar:
- Tiket kendaraan+1 penumpang= Rp 51.000,-
- Tiket penumpang dewasa Rp 27.000,
- Tiket penumpang anak (bayi 0-2 tahun) Rp 2.000,-
- Sehingga totalnya sebesar Rp 91.000,-
Sedangkan,
Jika kamu membawa kendaraan pribadi berupa mobil keluarga roda empat, jumlah penumpang tidak dihitung. Cukup membayar sebesar Rp 309.000,- saja.
Kalau untuk penumpang yang tidak membawa kendaraan bagaimana? Untuk harga tiket penumpang yang tidak membawa kendaraan (pejalan kaki) dikenakan harga Rp 27.000,- per orang, bayi usia 0-2 tahun seharga Rp 2.000,- , anak-anak di atas 2 tahun menggunakan tiket dewasa.
Untuk pemesanan tiket kendaraan menggunakan KTP/SIM yang masih berlaku serta menyertakan STNK kendaraan. Perlu diingat bahwa, ketika check in nama yang tertera di tiket harus sesuai dengan data penumpang ya.
Tiket Retur dan Re-schedule
Sob, kalau kamu tidak jadi berangkat namun sudah terlanjur melakukan pemesanan tiket dan pembayaran bagaimana?
Kabar baiknya PT ASDP memberikan solusi dengan melakukan retur tiket maksimal 2 sebelum keberangkatan. Kamu tinggal mengisi formulir yang tersedia di konter ASDP, mengisi data lengkap, menyertakan nomor rekening, dan menunggu maksimal 30 hari kalender untuk pengembalian dana.
Untuk retur atau pembatalan tiket dikenakan biaya sebesar 25% dari harga tiket, sedangkan re-schedule dikenakan biaya 10% dari harga tiket. Lumayan ya.
Dengan adanya sistem online ini, bagi saya pribadi sangat memudahkan. Penumpang tidak perlu antri berdesakan hanya untuk mendapatkan selembar tiket. Tinggal buka hape, pesan, bayar, dan tiket pun sudah ditangan.
Pengalaman Perjalanan Tanjungpinang-Batam Pakai Kendaraan Pribadi
Saat arus balik lebaran 2026, saya dan keluarga pulang ke Batam menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini kami lakukan karena kebetulan ada saudara yang mengajak. Karena anak-anak belum pernah pulang kampung naik kapal roro, jadi saya dan suami setuju.
Persiapan dari Rumah Sebelum Berangkat
Sebelum memulai perjalanan Tanjungpinang - Batam dengan mobil pribadi, ada satu hal penting yang nggak boleh disepelekan yaitu persiapan. Apalagi kalau kamu bepergian dengan keluarga, anak-anak, ditambah lagi kamu pergi dengan membawa banyak barang.
Bisa dibayangkan bagaimana rempongnya proses packing dengan anak 3, belum lagi ditambah orang dewasa. Beruntungnya kerabat kami ini anaknya hanya satu, jadi kalau dibanding dengan barang miliknya, barang bawaan kami lebih mendominasi isi mobil haha
1. Packing barang se-efisien mungkin
Kalau mudik, travel bag bisa diirit-irit namun ketika balik, kenapa travel bag jadi ‘beranak’ ya? Kunci agar barang bawaan bisa dipacking dengan irit adalah menggunakan plastic bag. Plastic back bisa divakum hingga membuat tempat packing di travel bag lebih efisien.
2. Pisahkan barang dan dokumen kendaraan
Dalam perjalanan jauh, wajib sekali untuk memisahkan antara barang dan dokumen perjalanan. Pisahkan barang-barang seperti dokumen kendaraan (STNK, SIM), tiket kapal, uang cash, serta identitas diri lainnya. Bila perlu gunakan tas khusus untuk meletakkan barang-barang ini agar mudah ditemukan.
3. Susun barang di mobil dengan rapi
Bagian menyusun barang dan koper adalah bagian saudara kami. Sebab dirinya yang punya kendaraan, dia juga yang tahu bagaimana menyiasati banyaknya barang bawaan dengan space yang terbatas.
4. Cek kondisi kendaraan
Jangan lupa untuk memastikan kesehatan kendaraan. Kesehatan kendaraan amat penting dalam perjalanan jauh. Memastikan bensin cukup, ban mobil aman (bila perlu ada ban cadangan), rem kendaraan aman, hingga kondisi AC.
Perjalanan ke Pelabuhan Tanjung Uban
Kami memulai persiapan dari rumah sejak subuh hari, suasana rumah mertua sudah ramai sejak pagi. Anak-anak sudah dibangunkan dan sarapan, mandi, dan bersiap untuk berangkat. Jadwal kapal kami pukul 10.00 WIB.
Kami menjadwalkan berangkat dari rumah pukul 08.00 WIB. Tujuannya agar selama di perjalanan tidak terburu-buru dan bisa menikmati suasana perjalanan dengan tenang dan nyaman.
Sekitar pukul 08.00 kami berangkat. Kami memulai perjalanan darat dari rumah di pusat kota Tanjungpinang ke Pelabuhan Tanjunguban, Kepri. Waktu tempuh perjalanan darat ini memakan waktu sekitar 1,5 jam.
Jalanan kota Tanjungpinang masih lengang ketika mobil kami mengaspal. Suasana cenderung santai, anak-anak pun menikmati perjalanan dengan gembira. Sesekali mereka berteriak ketika melihat ada ‘manusia silver’ atau badut di persimpangan rambu lalu lintas.
Memasuki kawasan Kabupaten Bintan, pemandangan kota berganti dengan suasana hutan hijau khas Bintan. Sesekali terlihat perkampungan kecil, namun tetap asri. Kami juga melihat beberapa penjual yang berdagang di pinggir jalan.
Kalau dulu masih banyak pedagang buah dan petai di pinggir jalan. Namun ketika lebaran kemarin, satu pun pedagang ini tak kami lihat. Mungkin bukan musimnya atau mereka juga sedang pulang kampung hehe..
Melihat pembangunan Kabupaten Bintan lebih terasa pembangunannya. Jalannya lebar dan sudah dua jalur. Saya menduga Bintan bakal menjadi kota yang berkembang pesat seperti Batam.
Jam menunjukkan pukul 09.40 ketika mobil kami memasuki kawasan pelabuhan Tanjunguban. Mobil menuju antrian pemeriksaan tiket online untuk verifikasi data.
Saat verifikasi data tiket, yang ditunjukkan adalah tangkapan layar pembelian tiket online. Selanjutnya petugas ticketing akan memindai barcode, dan memberikan bukti check in fisik. Bukti check in ini akan diminta petugas ASDP ketika akan memasuki kapal.
Menunggu Antrian Masuk Kapal
Setelah dapat tiket fisik, kami diarahkan ke area antrian kendaraan. Ada sekitar 12 kendaraan di depan kami, artinya giliran kami masuk ke kapal tidak begitu lama. Paling lama satu kali antrian.
Benar saja. Tak lama setelah kami mengantri, mobil di barisan depan sudah diberi instruksi masuk ke kapal (boarding). Kami masuk ke kapal pada jadwal kapal berikutnya.
Tepat pukul 10.30 WIB, petugas ASDP mengambil tiket fisik dari penumpang, dan mengarahkan untuk masuk ke kapal. Tips penting saat musim ramai seperti lebaran, sebaiknya datang lebih awal karena antrian bisa mengular.
Tips Bawa Mobil Pribadi dari Tanjung Pinang ke Batam
Sob, agar perjalanan kamu makin lancar, ada beberapa tips penting yang bisa kamu ikuti saat melakukan perjalanan Tanjungpinang - Batam dengan mobil pribadi.
1. Datang lebih awal
Minimal datang 1–2 jam sebelum keberangkatan, terutama saat musim ramai. Paling bagus 1 jam sebelum keberangkatan sudah ada di pelabuhan.
2. Hindari jam sibuk
Kalau bisa, pilih jadwal pagi atau siang hari untuk menghindari antrean panjang.
3. Amankan barang di mobil
Saat di kapal, kamu biasanya diminta keluar dari kendaraan. Pastikan:
- Barang berharga dibawa keluar
- Mobil dikunci dengan aman
4. Siapkan uang tunai
Meski beberapa tempat sudah menerima pembayaran digital, tetap siapkan uang cash untuk berjaga-jaga.
5. Perhatikan kondisi cuaca
Cuaca bisa mempengaruhi jadwal kapal. Pastikan kamu cek informasi sebelum berangkat.
6. Bawa cemilan dan hiburan
Perjalanan laut bisa memakan waktu, jadi siapkan makanan ringan atau hiburan untuk keluarga apalagi kalau kamu membawa anak-anak. Camilan itu wajib.
Tips ini penting banget supaya perjalanan kamu tetap nyaman, baik di hari biasa maupun saat musim liburan seperti lebaran.
Penutup
Melakukan perjalanan Tanjungpinang - Batam dengan mobil pribadi ternyata cukup mudah kalau kamu sudah tahu alurnya. Mulai dari pemesanan tiket, persiapan di rumah, perjalanan menuju Tanjunguban, hingga proses naik kapal Roro, semuanya bisa dilalui tanpa ribet.
Dengan memahami detail seperti harga tiket kapal roro Tanjung pinang-Batam, kamu juga bisa mengatur budget perjalanan dengan lebih bijak. Ditambah lagi, penggunaan mobil pribadi memberikan fleksibilitas lebih saat sudah sampai di Batam.
Kalau kamu ada pertanyaan atau butuh informasi lanjutan, kamu bisa menghubungi pihak ASDP via:
Telepon : (021) 191
SMS/WhatsApp : 0811 1021 191
E-Mail : cs@asdp.id
Jadi, kalau kamu mau bepergian ke Tanjungpinang atau Batam dengan kendaraan, kamu nggak perlu ragu lagi. Dengan kemudahan pemesanan tiket digital, segalanya jadi lebih mudah dan terarah. Perjalanan mudik atau sekaligus tour Bintan misalnya bisa jadi pengalaman seru bersama keluarga kamu.
Salam,
MQ
Referensi:
Berdasarkan pengalaman pribadi
https://trip.ferizy.com/


Posting Komentar
Posting Komentar