banner-imq

5 Cara Memulai Usaha Kue Rumahan untuk Pemula, Ini Kategori Bisnis F&B


Hi Sobat MQ!
Usaha kue rumahan untuk pemula harus mulai dari mana sih? Pertanyaan ini sering ditanyakan mengingat peminat usaha kue rumahan banyak dilirik calon pebisnis. Apalagi usaha ini sangat fleksibel untuk dilakoni para ibu rumah tangga.

Makanya wajar bila semakin hari banyak yang menjadikan baking menjadi alternatif usaha sampingan. Apalagi ketika musim ramadhan dan lebaran kemarin, penjual kue kering mengalami peningkatan order.

Dewasa ini bidang usaha F&B (food and beverage) menjadi usaha yang banyak dilirik karena setiap orang butuh makan. Dan makanan apalagi kue dengan sajian menarik dan lezat menjadi incaran para pecinta kuliner.

So, kalau Sobat MQ sedang mencari ide usaha, bisnis food and beverage menarik untuk dicoba. Kamu mau ambil kesempatan ini juga? Kalaupun minim ilmu dan pengalaman, kamu bisa mulai dari usaha kue rumahan.

Kategori Bisnis Food and Beverage


Kategori bisnis food and beverage menurut Raymond Chin, CEO dan pendiri perusahaan Ternak Uang mengatakan ada 3 kategori bisnis food and beverage, yaitu:

1. Staple food

Mie ayam

Staple food
adalah jenis makanan yang akan terus dimakan setiap hari. Target market nya sudah ada serta banyak. Namun pelaku usahanya juga banyak sehingga tingkat persaingannya cukup tinggi.

Jenis staple food misalnya seperti usaha bubur ayam, mie ayam, bakso, jajanan pasar, dan sejenisnya. Jenis staple food bisa kamu coba untuk kamu yang ingin bermain aman di bisnis kuliner.

2. Niche food

Healthy food

Niche food
adalah jenis makanan yang lebih spesifik dengan target market tertentu saja dan butuh effort untuk bisa bertahan. Keuntungan bisnis niche food adalah hanya sedikit pebisnis yang ‘bermain’ di bidang ini. Contoh jenis niche food misalnya diet catering, vegetarian food, healthy food, dan sejenisnya.

3. Seasonal food

Cookies

Seasonal food
adalah jenis makanan atau minuman yang dimakan hanya pada musim tertentu seperti ketupat, es kepal, kopi, kue kering, dan sejenisnya.

Jenis seasonal food sifatnya musiman, sehingga penjualan akan naik di musim tertentu saja. Sebagai contoh misalnya usaha kue kering akan mengalami peningkatan sales ketika ramadhan dan lebaran.

Usaha ini bisa jadi ide bisnis rumahan yang boleh kamu coba. Dengan melakukan promosi dan inovasi baru, bukan mustahil kamu bisa memperoleh omset jutaan per bulan.

Untuk kategori seasonal food, salah satu strategi mendapatkan repeat order kamu bisa menambahkan varian lain sebagai penunjang penjualan utama seperti brownies, donat, jus buah, salad dan lainnya. Jenis varian makanan atau minuman yang dijual bisa disesuaikan dengan menu skill kamu ya.

Cara Memulai Usaha Kue Rumahan Untuk Pemula


Jika kamu ingin memulai usaha kue rumahan, dan kamu adalah pemula di usaha ini alias memulai dari nol, berikut ini cara memulai usaha kue rumahan untuk pemula.

1. Perencanaan yang matang

Mulailah dengan merencanakan jenis kue apa yang ingin kamu buat? Bagaimana cara membuatnya? Apa saja bahan yang dibutuhkan? Berapa harga jualnya? Berapa modalnya? Serta bagaimana strategi pemasaran, dan siapa saja yang akan terlibat di dalamnya. Buat rencana bisnis yang matang sebelum memulai usaha kue.

2. Persiapan modal

Setelah perencanaan selesai, kamu pasti sudah mendapat estimasi berapa modal yang akan dibutuhkan? Besar kecilnya modal usaha tergantung dari besar kecilnya usaha yang ingin kamu lakukan.

Kamu juga harus memikirnya sumber modalnya dari mana. Apakah menggunakan dana pribadi, kerjasama, atau bahkan menggunakan dana pinjaman dari pihak ketiga.

3. Konsep usaha

Konsep usaha yang ingin kamu lakukan seperti apa? Apakah kamu ingin menjualnya dengan membuka gerai di rumah, ruko, pinggir jalan, atau berjualan di mall? Kamu juga perlu mempertimbangkan apakah kamu hanya ingin menjual berdasarkan pesanan (pre order) atau malah berjualan setiap hari (ready stock).

Hal lain yang perlu kamu pikirkan adalah unit economics. Unit economics adalah perhitungan modal yang harus dikeluarkan untuk memproduksi satu menu. Dari sini kamu bisa menentukan berapa harga jual yang akan kamu berikan terhadap satu produk.

Misalnya unit economics satu produk kue yang yang kamu produksi senilai Rp 30.000,- maka maka kamu bisa menjual dengan harga Rp 50.000,- hingga Rp 60.000,-Perhitungan harga ini tentu saja harus memperhitungkan profit+resiko.

4. Produksi dan inovasi

Sebelum memulai usaha kue rumahan, kamu pastinya sudah mengetahui jenis kue apa yang ingin kamu produksi. Jenis kue kering atau pun kue basah bisa kamu jadikan sebagai andalan produk jualan kamu.

Raymond Chin juga menyarankan, untuk diawal jangan terlalu banyak membuat menu. Buat 1-3 menu saja yang menjadi andalan kamu. Lakukan produksi dan inovasi sesuai dengan keahlian yang kamu miliki. Kamu bahkan bisa melakukan pengembangan pada setiap menu yang ada. Berikan variasi pada setiap menu yang kamu tampilkan.

Jangan lupa untuk terus melakukan inovasi pada produk yang kamu jual, misalnya dengan menghadirkan varian rasa baru. Sehingga pelanggan selalu menanti-nanti jenis kue apa lagi yang akan mereka coba.

5. Promosi

Di awal membangun usaha apapun, gunakan kekuatan orang terdekat seperti saudara, keluarga, dan sahabat sebagai media promosi kamu. Kekuatan mereka dalam mempromosikan dengan metode mouth to mouth memiliki efek besar dalam langkah membentuk branding usaha. Kamu juga bisa menggunakan metode promosi berupa potongan harga atau diskon khusus kepada pembeli.

Jangan melupakan untuk menentukan market demographic siapa saja yang menjadi target market kamu. Siapa orang-orang-orang yang akan menjadi pembeli utama produk jualan kamu. Dari situ kamu bisa melakukan berbagai produk development untuk pengembangan usaha.

Itulah 5 cara memulai usaha kue rumahan untuk pemula yang mulai usaha dari nol. Disamping itu, hal yang perlu diingat agar usaha berjalan lancar, sebagai warga negara yang baik, apapun usaha yang kamu lakukàn jangan lupa untuk selalu melaporkan SPT (surat pemberitahuan tahunan) tahunan pajak kamu ya. Baik SPT tahunan pajak orang pribadi maupun SPT Badan.

Bagi kamu yang memiliki NPWP, wajib melaporkan pendapatan yang kamu dapat selama tahun pajak. Jika kamu tidak melaporkan atau dengan sengaja tidak melaporkan SPT pajak, menurut Pasal 113 angka 9 Perppu Cipta Kerja yang mengubah Pasal 38 UU 28/2007 tentang pelaporan SPT pajak akan dikenakan sanksi berupa denda administrasi hingga pidana 3 bulan hingga 1 tahun kurungan.

Sedangkan denda administrasi untuk wajib pajak yang tidak melaporkan SPT tahunan sebesar Rp 100.000,- untuk SPT Pajak penghasilan wajib pajak orang pribadi Dan Rp 1.000.000,- untuk wajib pajak badan.


Jika kamu mengalami kendala mengenai pelaporan SPT tahunan pajak, kamu bisa menghubungi Konsultan Pajak Jakarta untuk memberikan pendampingan yang tepat.

Ada Kendala Pajak? Hubungi Konsultan Pajak Jakarta!


Konsultan Pajak Jakarta

Konsultan Pajak Jakarta melalui website isipajak.com adalah konsultan pajak yang menyediakan jasa konsultasi pajak profesional berupa pendampingan, pemberian edukasi, dan solusi bagi Sobat MQ yang menghadapi masalah perihal perpajakan.

Kamu bisa menggunakan jasa konsultan pajak Jakarta sebagai mitra usaha untuk merapikan serta menyelesaikan masalah pajak pribadi, maupun pajak badan.

Sesuai tagline mereka, "sudah saatnya pemilik bisnis hanya fokus pada pengembangan usaha saja, urusan pajak serahkan pada Konsultan Pajak Jakarta!"

Dibawah kepemimpinan bapak Erfin Hadiwaluyono.,SE., S.Sos., MA,. BKP., CFP., CBC., Konsultan Pajak Jakarta siap memberikan solusi terbaik buat kamu Sob! So, kalau kamu mengalami kendala tentang pelaporan SPT tahunan jangan sungkan untuk langsung mengontak Konsultan Pajak Jakarta ya! Bisa langsung ke alamat berikut ini

PT Integrasi Konsultan Indonesia
Gedung GKM Green Tower Lt.2
Jl. TB Simatupang Kav 89 G. Pasar Minggu.
Jakarta Selatan
www.isipajak.com


Ingat sebagai warga negara yang baik harus taat lapor pajak. Agar hidup nyaman, usaha aman. Semangat berusaha ya :)

Salam,
MQ
Ide Bisnis MQ
Hi, selamat datang di blog Ide Bisnis MQ. Semoga Sobat MQ bisa mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dari tulisan di blog ini. Jika ingin bekerja sama silakan email di kontak blog ya :)

Related Posts

9 komentar

  1. Ya setuju sekali salah satu kekuatan promosi adalah orang terdekat seperti saudara, keluarga, dan sahabat sebagai media promosi

    BalasHapus
  2. Yang belum punya NPWP hayuk, itu wajib banget lho.. dan membantu kita secaa admisnistratif juga. Punya bisnis ya harus ada NPWP nanti akan dihitung juga kok, pajak yang akan kita bayar, guru honorer kayak saya belum kena pajak tapi sudah punya NPWP..

    BalasHapus
  3. Konsep usaha yang matang penting banget ya sebelum mulai usaha biar pas ngejalaninya sudah jelas sesuai perencanaan, jangan sampai sudah mulai usaha tapi masih merasa bimbang dengan konsep yang dijalani

    BalasHapus
  4. Wah ada niche food juga ya istilahnya. Tapi memang yg punya bisnis khusus begini saingannya tdk terlalu banyak serta target marketnya jelas.

    BalasHapus
  5. Dulu pernah punya mimpi pengen punya usaha kue. Tapi nggak bisa baking wkwk. Baca tulisan ini jadi ingat lagi mimpi itu, semoga di masa depan bisa terwujud.

    BalasHapus
  6. Aku kita cuma blog aja yang jenisnya pakai niche, ternyata kategori jualan makanan juga ada niche hihi. Dagang itu capek diawal, kalau udah punya pelanggan tetap bakal stabil dagangan kita karena akan datang lagi dan lagi

    BalasHapus
  7. plus minus sih mau pilih yang mana untuk usaha makanan dari rumah, sudah pernah coba staple food dan seasonal food sih, lebih capek yang staple food, tapi kalau mau lebih aman dan menjanjikan ya yang staple food, karena setiap hari kan ya, bisa dibuat open PO atau katering harian, ini lebih menjanjikan

    BalasHapus
  8. Pengen banget bisa punya usaha makanan. Jadi bisa tetap di rumah, menyalurkan hobi bebikin tapi bisa menghasilkan cuan. Makasih atas rekomendasinya, mbak.

    BalasHapus
  9. dulu pernah mencoba usaha makanan, meski jualan cemilan tapi effortnya besar ternyata ya... dan sepakat sih kudu ada inovasi dan kreasi karena makin kesini orang-orang juga makin kreatif

    BalasHapus

Posting Komentar